Dari Gelaran Riau Orchestra: Bergerak Menuju Indonesia Tangguh

By Trip Riau  |  08 Desember 2016 13:16:55 WIB  |  News

Penampilan Riau Orchestra. (Muhammad Ridho / tripriau.com)

TRIPRIAU.com – Dua buah karya dari komposer Arman Rambah menjadi pembuka gelaran Riau Orchestra 2016 di Anjung Seni Idrus Tintin, Rabu (7/12) malam. Simfoni-simfoni apik terasa dalam 10 karya yang disajikan pada malam itu.

Karya kedua yang dibawakan Arman Rambah berjudul ‘Bunda’ dengan iringan penyanyi cilik Aulia makin memompa semangat penonton. Meski masih banyak kursi-kursi kosong di gedung seni tersebut.

Setelah menutup karya keduanya, Arman menyampaikan, dalam konsep kekinian, butuh inovasi dalam lagu melayu agar bisa diterima semua kalangan.

Selanjutnya, secara bergantian komposer Eka Saputra SSn MSn, Nurkholis, dan Zuarman Ahmad menampilkan karyanya. Diiringi para pemusik dari Bandar Serai Orkestra (BSO).

Eka Saputra, komposer kelahiran Pekanbaru menampilkan dua buah karya aransemennya, yakni ‘’Selayang Pandang’’ dan komposisi musik ‘’Too Late’’.

Komposisi ‘’Too Late’’ dibuka dengan alunan yang cukup cepat. Diawal, gesekan biola terdengar lebih dominan. Sementara ‘Selayang Pandang’, salah satu lagu populer ini dibawakan dengan musik yang asyik.

‘’Karya pertama ‘Too Late’ untuk mengingatkan bagaimana waktu tidak bisa diulang. Kalau terlambat, kita tidak bisa mengulang momen yang indah dan bersejarah,’’ kata Eka saat mendeskripsikan karyanya pada penonton.

Sementara Nurkholis, hadir dengan 2 aransemen berjudul ‘Tudung Periuk’ ciptaan P Ramlee dan ‘Melayu Suita’.

‘’Melayu Suita merupakan imajinasi saya terhadap melayu. Nenek moyang kita seorang pelaut yang lebih dulu berpetualang dari pada Colombus. Spirit nenek moyang kita tafsir kembali menuju Indonesia tangguh,’’ jelasnya.

Gelaran Riau Orchestra 2016 ini mengambil tema ‘’Melalui Simphony Ayo Riau Bergerak untuk Indonesia Tangguh’’. Dilaksanakan sehubungan dengan pelaksanaan Hari Anti Korupsi Internasional yang digelar di Pekanbaru.

Kadisparekraf Riau Fahmizal ST MSi yang hadir pada kegiatan ini menyampaikan,  Riau Orchestra merupakan ekspresi dan apresiasi seni yang dimunculkan seniman Riau dalam konsep orkestra.

‘’Harapannya, kegiatan ini bisa mendorong tumbuhkembangnya seni musik sebagai komponen pendukung pariwisata Riau,’’ katanya dalam sambutannya.

Sementara Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Riau Orchestra dilaksanakan sehubungan peringatan Hari Anti Korupsi Internasional. ‘’Bentuk lain yang ditampikan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang mendukung pengembangan pariwisata dari sisi budaya,’’ katanya.

Penulis: Rio Sunera  

 

 



Tags:  -