Sanggar Tuah Abdi Tembilahan Gelar Pagelaran Tunggal Pertama di Pekanbaru

By Trip Riau  |  15 Desember 2016 10:51:52 WIB  |  News

Sanggar Tuah Abdi Tembilahan akan menampilkan pementasan dalam lakon Mimpi Buruk di Waktu Senja di Anjungan Seni Idrus Tintin, Pekanbaru. (Tuah Abdi for tripriau.com)

TRIPRIAU.com – Sanggar Tuah Abdi Tembilahan, Indragiri Hilir akan menggelar pertunjukan teater tunggal 16-17 Desember 2016 mendatang, di Pekanbaru. Pegiat seni dari Universitas Islam Indragiri (Unisi) ini akan menampilkan pementasan dalam lakon ‘Mimpi Buruk di Waktu Senja’.

Pementasan yang akan digelar di Anjungan Seni Idrus Tintin, Pekanbaru ini rencanannya akan dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan beserta jajarannya. Tidak hanya itu, mereka juga mengundang seluruh sanggar yang ada di Inhil serta seluruh lembaga dan universitas yang ada di Pekanbaru.

‘’Pergelaran teater tunggal ini rencananya akan diisi dengan beberapa kegiatan seperti, pagelaran teater tunggal oleh sanggar Tuah Abdi, dialog Interaktif, study tour, dan pameran,” ungkap Roma selaku pimpinan produksi.

Untuk pagelaran teater ini, naskah dan jalan ceritanya ditulis oleh Saipuddin Ikhwan. ‘Mimpi Buruk Di Waktu Senja’ bercerita tentang dunia pendidikan, di mana sebagian masyarakat masih memandang kaum perempuan tidak perlu mendapatkan pendidikan yang tinggi.

Penggarapan teater ini membutuhkan waktu sekitar 4 bulan lebih dan dirasakan sudah cukup matang. Dalam tenggang waktu tadi, dapat dikatakan cukup untuk membuat sebuah pergelaran mahakarya yang dapat membuat emosi penonton tercampur aduk.

‘’Saya berharap dengan adanya pagelaran ini dapat memberikan pemahaman bagi masyarakat agar kami tidak lagi dipandang sebelah mata hanya karena kami sebagai kabupaten terujung. Juga saya berharap agar kami dapat terus berkarya dan berkarya sebagai bentuk pembuktian,” harapnya.

Selain itu Ia mengungkapkan, setelah selesai pergelaran di Pekanbaru mereka yang tergabung dalam Art Manifesto of Unisi (AMUNISI) direncanakan membuat pagelaran serupa yang akan digelar di Taman Budaya Yogyakarta pada tahun 2017 mendatang.

‘’Ini merupakan pagelaran besar kami di Pekanbaru, dan setelah itu rencananya pada 3 bulan ke depan kami akan mengadakan kegiatan serupa di Yogyakarta, dan kami sedang berkomunikasi dengan pihak Taman Budaya di sana, jadi doakan saja,” tutupnya.

Bagi teman-teman yang ingin menonton dapat membeli tiketnya di anjungan Inhil dengan harga reguler Rp 15 ribu dan VIP Rp 30 ribu.

Penulis: Robi Juliasmara

Editor: Rio Sunera



Tags:  -