#AyoKeRiau

Festival Equator, Upaya Promosikan 7 Destinasi Unggulan di Lipat Kain

By Trip Riau  |  18 Desember 2016 23:27:19 WIB  |  News

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan PJ Bupati Kampar. (Disparekraf Riau)

TRIPRIAU.com – Festival Equator digelar untuk pertama kalinya, Jumat-Ahad (16-18/12), di Lipat Kain, Kampar. Festival ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan 7 destinasi wisata unggulan di daerah tersebut.

Ketujuh destinasi wisata tersebut antara lain, Alam Bendungan di Sungai Paku, Desa Sawah di Sungai Geringging, dan Takau Godang di Kota Tuo.

Ada pula Gerbong Kereta Api di seberang sungai Pulau Tonga, Air Terjun Koboko di Bukit Balam, Tugu Equator (Tugu Khatulistiwa), Balai Kerapat Adat Lipat Kain, serta Mesjid Raya Al-Mizan.

‘’Festival Equator ini baru pertama kali digelar. Berbagai rangkaian acara kita tampilkan untuk mengangkat potensi pariwisata di Lipat Kain,’’ kata Panitia Acara Dodi RA.

Festival Equator di Lipat Kai. (Disparekraf Riau)

Beragam acara digelar untuk memeriahkan festival yang juga dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman itu. Diantaranya, lomba rebana, lomba menimang dalam bentuk syair, dan lomba kendaraan hias.

Menurut Dodi, kendaraan hias merupakan simbol. Sebab, pada zaman Kerajaan Gunung Sahilan dulu, raja biasanya meninjau daerah kekuasaannya menggunakan piau bakajang (perahu sampan di Sungai Kampar).

Selain piau bakajang yang digunakan raja, para petinggi kerajaan juga mengiringi dengan piau bakajang lainnya.

‘’Namun, karena sekarang ini sungai ini sudah tercemar oleh aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), maka refleksi itu pun dialihkan ke darat melalui simbol kendaraan hias,’’ tambah Dodi.

Arak-arakan kendaraan hias dimulai dari Gedung Kerapatan Adat Lipat Kain, kemudian menyusuri jalan raya Lipat Kain menuju SPBU, kemudian berputar menuju jembatan kembar yang ada di daerah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau berharap, festival ini nantinya bisa menjadi magnet untuk merangsang turis baik lokal, nasional, maupun mancanegara untuk datang ke Riau.

Menurutnya, Festival Equator di Riau berbeda dengan event serupa yang ada di daerah lain.

Suasana Festival Equator di Lipat Kain. (Disparekraf Riau)

Festival ini merupakan  sebuah rangkaian festival pariwisata dengan destinasi wisata alam, budaya, dan sejarah yang ada di Kabupaten Kampar.

‘’Potensi wisata kita sangat besar. Tak hanya alam, wisata budaya dan sejarah kita banyak yang belum tergali. Nah, festival Equator ini nanti akan mengangkat dan memperkenalkan kepada khalayak, terkait tujuh spot wisata di Kabupaten Kampar. Dan ini kita sebut 7 Miracle,’’ katanya, seperti dilansir Harianriau.co.

Penulis: Rio Sunera

 



Tags:  -