Inikah Lomba Perahu Terpanjang di Indonesia?

By Trip Riau  |  22 Desember 2016 11:19:46 WIB  |  News

Festival Pacu Jalur Tradisional di Kuantan Singingi. (Dok.tripriau.com)

TRIPRIAU.com – Kabupaten Kuantan Singingi, di Provinsi Riau memiliki tradisi unik, yakni lomba perahu panjang yang dikenal dengan Festival Pacu Jalur Tradisional.

Festival Pacu Jalur tradisional merupakan tradisi asli nenek moyang masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi, yang sangat mengakar dan telah berlangsung lebih dari seratus tahun lalu.

Festival Pacu Jalur merupakan perlombaan dengan menggunakan perahu atau sampan yang terbuat dari kayu yang oleh masyarakat Kuantan Singingi disebut Jalur.

Jalur yang digunakan biasanya memiliki panjang 25-30 meter dengan lebar 1,5 meter. Dengan ukuran ini, tak salah bila jalur merupakan salah satu perlombaan perahu terpanjang di Indonesia. Jalur biasanya bisa memuat 40-60 orang pengayuh atau biasa disebut ‘’anak pacu’’.

Menurut sejarah, pada awal abad ke-17, jalur digunakan sebagai alat transportasi utama warga desa di daerah ini, yakni daerah di sepanjang Sungai Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu hingga Kecamatan Cerenti di hilir.

Saat itu transportasi darat belum berkembang. Sehingga, jalur menjadi alat angkut penting masyarakat. Terutama digunakan sebagai alat angkut hasil bumi, seperti pisang dan tebu, serta berfungsi untuk mengangkut sekitar 40 orang.

Ketika Belanda mulai masuk ke Riau (sekitar tahun 1905), tepatnya di kawasan yang sekarang menjadi Kota Teluk Kuantan, mereka memanfaatkan pacu jalur untuk merayakan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang jatuh pada setiap tanggal 31 Agustus.

Sejak itu, pacu jalur tidak lagi dirayakan pada hari raya umat Islam. Penduduk Teluk Kuantan malah menganggap setiap perayaan HUT Ratu Wilhelmina itu sebagai datangnya tahun baru.

Oleh karena itu, sampai saat ini masih ada yang menyebut kegiatan pacu jalur sebagai Pacu Tambaru.

Tradisi Pacu Jalur ini sendiri telah mampu menggairahkan sektor pariwisata di Kuantan Singingi khususnya dan Riau umumnya. Apalagi event ini telah masuk dalam kalender Pariwisata Nasional.

Penulis: Rio Sunera

 



Tags:  -