Tergoda ‘Nyabu’ di Enoki Japanese Restaurant

By Trip Riau  |  27 Desember 2016 10:58:42 WIB  |  City Guide

Enoki Japanese Restaurant yang berada di Lantai Dasar Mal Pekanbaru. (Muhammad Ridho / tripriau.com)

TRIPRIAU.com – Enoki Japanese Restaurant bisa menjadi pelarian tepat saat rindu mencicipi sajian khas Jepang, yakni Sabu-sabu. ‘Nyabu’ di tempat ini mampu menghadirkan cita rasa dan nuansa Negeri Sakura yang begitu kental.

Di Enoki, pengunjung bisa memilih menyantap hidangan di kursi dan sofa yang nyaman.  Atau mencoba Tatami khas Jepang, duduk dengan cara lesehan.

Shabu-shabu jadi menu andalan di Enoki. Selain Sushi & Grill dan beragam menu istimewa lainnya. 

Kami duduk mengelilingi meja. Tak menunggu lama, seorang pelayan perempuan berpakaian Yukata datang membawakan hidangan ke atas meja. Perlahan dan penuh keramahan, dia menaruh mangkuk putih, beragam sayuran, serta daging yang nanti akan disantap. 

Pelayan yang berbaju Yukata tengah menghidangkan sajian khas Shabu-shabu. (Muhammad Ridho / tripriau.com)

Semua hidangan dan kelengkapan untuk ‘’nyabu’’ sudah tersedia di atas meja. Ada saos ponzu di dalam sebuah mangkuk putih. Saos ponzu ini merupakan ciri khas di Enoki Restaurant. Terdiri dari campuran kecap asin serta bumbu spesial yang diracik sendiri.

Saos ponzu ini nantinya bisa disantap dengan menambahkan bumbu empat rasa, yang terdiri dari irisan cabai rawit, daun bawang, bawang putih, dan lobak. Bisa ditambahkan sesuai selera. Kalau ingin menghadirkan dominasi rasa pedas dalam saos ponzu, bisa memasukkan irisan cabai rawit dalam jumlah lebih banyak.  

Di tengah meja, kompor mulai dinyalakan. Sebuah panci yang berisi kaldu sudah terhidang di sana.

Setelah mendidih satu persatu sayur dan daging dimasukkan. Dimulai dengan memasukkan sayuran yang memiliki tekstur keras terlebih dahulu, seperti wortel, daun bawang, serta tofu. Menyusul pokcoy, caisim, jamur enoki, jamur shitake, bawang bombay, mi udon, dan sawi.

Berikutnya, barulah giliran beragam daging, yang salah satunya kepiting olahan dan ikan tuna dimasukkan ke dalam kaldu.   

Interior Enoki Japanese Restaurant yang bernuansa Jepang dan nyaman. (Muhammad Ridho / tripriau.com)

‘’Ini bedanya ‘nyabu’ di Enoki. Spesialnya, bisa kita bantu atau masak sendiri. Kalau mau dibantu, pelayan kita siap membantu proses masaknya,’’ kata Manager Enoki Japanese Restaurant Riko Rinaldo.

Beragam bahan makanan yang disantap tadi tidak perlu lama-lama di perapian. Bila dirasa sudah matang, bisa segera diambil dan dicelupkan ke saos ponzu yang berwarna kecokelatan.

‘’Tingkat kematangannya sesuai selera. Tapi, kalau terlalu matang juga kurang enak,’’ kata Riko.

Saos ponzu menjadi kunci dari kenikmatan saat menyantap hidangan Shabu-shabu. Rasa gurih, asin, dan sedikit pedas menyatu dengan segarnya beragam sayuran dan daging yang masuk ke dalam mulut.  

Menurut Riko, menu Shabu yang disediakan menawarkan kesehatan bagi penikmatnya. Sebab, sajian menu ini menggunakan bahan-bahan segar.

‘’Bebas kolesterol karena tidak menggunakan minyak. Selain itu menawarkan banyak manfaat dari beragam sayuran yang disajikan,’’ tambahnya.

Salah satu keunikan yang bisa ditemui di Enoki adalah para stafnya yang menggunakan pakaian khas Jepang, Yukata. (Muhammad Ridho / tripriau.com)

Enoki Japanese Restaurant

Enoki, merupakan restoran Jepang pertama di Pekanbaru. Lokasinya berada di Mal Pekanbaru lantai dasar, blok C 1. Interiornya sangat nyaman dengan nuansa Jepang yang kuat.  

Ada empat ruangan dengan konsep tatami di sini. Dua ruangan tatami bisa dijadikan satu dengan kapasitas maksimal 10 orang.

Enoki Japanese Restaurant masih mempertahankan Japanese food. Mulai dari ruangan, proses memasak, cara menikmati hidangan di atas meja, beragam menu seperti Shabu, Suki, dan Traditional Japanese Grill.

Jam operasionalnya mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam. Ruangan di sini merupakan smoking area, sebab sudah dilengkapi dengan penyedot asap.

Penulis: Rio Sunera

 



Tags:  -