Mendaki Gunung Tujuh, Melihat Danau Kaldera Tertinggi di Asia Tenggara

By Trip Riau  |  28 Desember 2016 17:08:55 WIB  |  Tripnesia

Lanskap Gunung Tujuh. (Ismarwan)

TRIPRIAU.com – Jika bicara mengenai keindahan Taman Nasional Kerinci Seblat, tentunya wisata Gunung Tujuh merupakan salah satu tempat yang banyak dikunjungi para wisatawan.

Mendaki, melihat keindahan danau tertinggi di Asia Tenggara merupakan momen istimewa. Lokasi Gunung Tujuh ini terletak di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kerinci, Jambi.

Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan sebuah wilayah hutan hijau terbesar di Sumatera, dan merupakan situs warisan dunia seperti yang telah ditetapkan UNESCO.

Terdapat gunung aktif tertinggi di Sumatera yang dikenal Gunung Kerinci. Selain itu yang menarik untuk dikunjungi lainnya yaitu Gunung Tujuh, sebuah gunung yang terletak dibelakang gunung Kerinci.

Yang menarik dari gunung Tujuh ini adalah danau yang terdapat diatas puncaknya. Danau kaldera yang terjadi akibat letusan gunung berapi tersebut memiliki hamparan panjang 4,5 kilometer, lebar 3kilometer, serta dengan kedalaman 40 meter.

Keindahan Danau Tujuh di Taman Nasional Kerinci Seblat. (Ismarwan)

Dengan ketinggian 1,950 meter dari permukaan laut, danau gunung Tujuh ini merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Lokasinya yang berada di tempat dataran tinggi, menjadikan tempat ini memiliki suhu yang sangat dingin.

Dinamakan gunung Tujuh karena gunung ini dikelilingi oleh tujuh gunung, yaitu Gunung Tujuh, Gunung Jar Panggang, Gunung Masura Besi, Gunung Hulu Tebo, Gunung Lumut, Gunung Hulu Sangir, serta Gunung Selasih.

Pendakian gunung Tujuh memakan waktu normal 3 jam pendakian. Atau bisa ditempuh lebih cepat sekitar 2 jam perjalanan dimulai dari gerbang pos Taman Nasional Kerinci Seblat.

Lanskap Gunung Tujuh yang menawan. (Ismarwan)

Setelah melewati perjalanan mendaki, kita akan dimanjakan oleh pemandangan yang luar biasa.Melihat hamparan luas danau dengan suasana yang sejuk, terdapat batu-batu besar serta pasir-pasir pantai disepanjang tepian danau. Lantas, dikelilingi dengan hutan-hutan yang lebat, dengan air danau yang begitu jernih membuat pemandangan begitu nyaman dan damai.

Pengunjung bisa mencoba mandi di air yang dingin disana, atau cuma sekedar berfoto-foto saja. Terdapat perahu nelayan penduduk setempat yang mencari ikan.Jika pengunjung ingin mengelilingi danau, pengunjung akan diantar oleh nelayan menggunakan perahu yang ada disana. Bagi para pengunjung yang ingin bermalam terdapat shelter yang disediakan untuk tempat mendirikan tenda, di tepi danau. 

Penulis: Ismarwan

Editor: Rio Sunera



Tags:  -