Cantik dan Unik, Aksesoris Pin Berbahan Akrilik

By Trip Riau  |  15 Januari 2017 15:22:32 WIB  |  Business

Beragam motif pin berbahan akrilik dari @clp.paintart. (Muhammad Ridho / tripriau.com)

TRIPRIAU.com – Biasanya aksesoris pin dibuat dari bahan kara dan enamel. Namun, kreativitas salah seorang anak muda Pekanbaru mampu menghasilkan pin dari bahan akrilik.

Idenya berawal saat sang kreator Vio Payoka (25 ), membuat emblem untuk jaket denim. Disitu muncul ide untuk membuat pin dari bahan akrilik. Pin dengan menggunakan bahan akrilik ini sendiri masih langka di pasaran.

Bermodal kreativitasnya, alumni Universitas Riau ini membuat pin akrilik yang unik, mungil, dan cantik.

Vio menjelaskan, proses produksi pin ini menggunakan akrilik yang memiliki ketebalan 3 milimeter. Selanjutnya, untuk proses pembuatan menggunakan pemotongan laser sesuai bentuk yang diinginkan konsumen.

‘’Sebelum dilaser (pemotongan), foto yang sudah di print di atas akrilik akan di lem terlebih dahulu,’’ jelasnya.

Setelah proses pengeleman, ditunggu beberapa menit untuk proses pemotongan pin sesuai bentuk yang diinginkan. Setelah itu, baru peniti button di pasang dengan menggunakan lem.   

Pin berbahan akrilik dari @clp.paintart. (instagram @clp.paintart)

‘’Ini mulai saya produksi sejak 2 bulan lalu. Pin akrilik ini sangat cocok dijadikan aksesoris untuk topi, tas, denim, serta produk fesyen lainnya,’’ jelas Vio.

Konsumen bisa memesan beragam motif pin sesuai keinginan. Selama ini yang banyak di-request pelanggan adalah pin dengan motif kartun-kartun jadul seperti simson, scooby-doo, motif buah-buahan, burger, dan grup-grup band terkenal.  

‘’Selama ini emang banyak generasi 90-an yang pesan. Biasanya mereka hobi dengan kartun atau grup band tertentu pada masa itu. Soalnya fesyen, kan, juga kembali lagi ke masa itu (90-an),’’ ujarnya kepada tripriau.com.

Pin berbahan akrilik ini ternyata cukup diminati pasar. Konsumennya tidak hanya berasal dari Pekanbaru. Tapi juga dari banyak kota di Indonesia. Bahkan, ada juga yang melakukan pemesanan dari Jepang.

Untuk memasarkan produknya, Vio mengombinasikan penjualan online dan offline dengan merek dagang Clp Paintart.

Sistem online dilakukan dengan memanfaatkan jejaring media sosial, terutama media berbagi foto Instagram. Sementara penjualan offline dilakukan dengan menitip jualkan di berbagai distro yang ada di Pekanbaru.

Pin akrilik ini dijual dengan harga paket, diantaranya 1 pin Rp 15 ribu, 3 pin Rp 25 ribu, dan 10 pin Rp 90 ribu.

Akun instagramnya bisa dikunjungi melalui alamat @clp.paintart

Penulis: Rio Sunera  

 



Tags:  -