Istimewa...Ini 3 Sate Terkenal di Kampar yang Wajib Dicicipi

By Trip Riau  |  18 Februari 2017 14:14:27 WIB  |  News

Sate Gilang, Kampar.(Muhammad Ridho / tripriau.com)

TRIPRIAU.com - Selama ini orang hanya mengenal ketenaran beberapa sate di nusantara, seperti sate Madura, sate Padang, hingga sate Maranggi dari Purwakarta, Jawa Barat.

Tapi siapa sangka, Kabupaten Kampar, Riau juga menyimpan khazanah kuliner sate yang lezat. Dibanding jenis sate lainnya, sate yang ada di Kampar punya keunikan dan karakteristik sendiri. Baik dari segi tampilan maupun rasa.

Di Kampar, sate tak hanya sebatas makanan untuk bersantap. Namun, sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat di sana. Sebab, orang Kampar kerap memulai hari alias sarapan pagi dengan sepiring sate.

Tak heran, di negeri "Serambi Mekkah" ini sate bisa ditemui dari pagi hingga malam hari.

Nah, meski banyak penjual sate, tapi ada beberapa sate yang tenar dan terkenal lezat di Kampar. Berikut kami rangkum 3 diantaranya:

1.  Sate Ocu Iman


Foto: Ridho Ikhsan (Steller)
Sate dengan merek dagang Ocu Iman ini salah satu yang paling legendaris di Kampar. Lokasinya berada di jalan lintas Pekanbaru Bangkinang, tepatnya di Desa Penyesawan, Kampar.

Selain dari Kampar, pelanggan Sate Ocu Iman juga banyak datang dari Pekanbaru. Sebab jaraknya yang tidak begitu jauh, yakni sekitar 45 menit berkendara dari Pekanbaru.

2.  Sate Gilang



Cita rasa yang terkenal lezat membuat sate Gilang banyak didatangi para penikmat sate. Seperti banyak sate lainnya di Kampar, sate Gilang disajikan di atas piring kaca.

Meski tempatnya sangat sederhana, tapi sate yang diolah dengan 12 tumbuhan tradisional ini sangat enak. Rasa dan tampilannya berbeda dengan sate Padang yang sering kita nikmati.

Lokasinya tak berapa jauh dari Pasar Air Tiris, Jalan Pekanbaru-Bangkinang, Dusun Pontianak, Penyesawan, Kampar.

Sate Gilang biasanya buka dari jam 5 sore sampai jam 10 malam.

Baca artikel lengkapnya: Rahasia Kelezatan Sate Gilang di Kampar

3.  Sate Mak Said



Sate Mak Said punya sejarah panjang dalam khasanah kuliner di Kampar. Sate yang didirikan pria bernama Said ini sudah ada sebelum Indonesia merdeka, yakni pada 1942.

Sate Mak Said berdiri di tengah kota  Bangkinang. Saat ini dilanjutkan oleh anak Haji Said bernama Asmar.

Sate Mak Said punya keunikan dari tampilan kuahnya yang berwarna kuning. Sehingga, sate ini juga dikenal dengan sate kuning. Dagingnya juga sangat lembut.

Baca artikel lengkapnya: Sate Mak Said nan Legendaris, Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -