Berburu Kacang Pukul di Toko Kue Legendaris di Bagansiapiapi

By Trip Riau  |  07 April 2017 16:03:30 WIB  |  Culinary

Seorang pekerja sedang membuat kacang pukul di Toko Kue HH. (Foto: Mutia Nurul Rahmah)

TRIPRIAU.com - Kacang pukul jadi oleh-oleh paling diburu pelancong di Bagansiapiapi. Selain enak, kue ini punya cerita panjang sebab sudah lama ada di Bagansiapiapi.

Toko Kue HH bisa menjadi pilihan saat mencari kacang pukul di Bagansiapiapi. Toko ini terbilang legendaris. Sebab sudah berdiri pada tahun 1958 atau hampir 60 tahun yang lalu.

Toko kue ini dirintis oleh seorang Tionghoa bernama Cua Kim Cui. Saat ini sudah memasuki generasi ketiga.

"Sekarang saya yang mengelola toko kue ini. Sudah generasi ketiga," ujar perempuan bernama Li Na (48), yang saat ini dipercaya mengelola toko kue tersebut.

Tidak sulit menemukan Toko Kue HH yang berlokasi di Jalan Perdagangan, nomor 45 B. Sebab cukup terkenal di Bagansiapiapi dan banyak orang mengenal keberadaan toko ini.

Toko HH menempati sebuah ruko bergaya lama di kota yang pernah menjadi salah satu penghasil ikan terbesar di dunia itu.

                                                       Foto: Diva Pramudhya

Saat memasuki toko kue ini, pengunjung disuguhkan etalase dengan beragam makanan di atasnya. Tidak hanya kacang pukul, tapi juga varian roti dan kue lainnya. Namun, sebagian besar merupakan kue-kue tradisional.

Di bagian belakang, disebuah ruangan yang berbatas kaca, pengunjung bisa melihat proses produksi kacang pukul. Mulai dari awal hingga kacang pukul dikemas dengan bungkus plastik.

Ada sekitar tujuh orang yang setiap hari membantu Li Na memproduksi kacang pukul.

Li Na menuturkan, kacang pukul diolah dengan bahan baku kacang tanah berkualitas baik.

"Selama kualitasnya bagus, dari mana pun asal kacang tanahnya, tetap kita ambil," ujarnya.

Proses pengolahan kacang pukul ini terbilang sederhana. Kacang terlebih dulu digongseng lantas dibuang kulitnya.

Kacang yang sudah dikupas kulitnya lantas dihaluskan atau ditumbuk secara manual. Kemudian ditambahkan gula dan bahan lainnya. Lalu, dibentuk menyerupai dadu sebelum akhirnya dikemas menggunakan mesin.

"Biasanya produksi meningkat pas acara Bakar Tongkang. Bisa dua kali lipat dari hari biasa," kata Li Na.

Kacang pukul dijual dengan harga beragam. Mulai dari Rp 21 ribu, Rp 33 ribu, hingga Rp 126 ribu per pack.

Penulis: Rio Sunera

 

 



Tags:  -