Menghabiskan Senja di Kawasan Pelindo Lama, Bisa Ngapain Aja?

By Trip Riau  |  11 Juli 2017 10:41:16 WIB  |  City Guide

Suasana sore di kawasan Pelindo lama. (Abdul Ronny / tripriau.com)

TRIPRIAU.com – Di tengah menyempitnya ruang di kota Pekanbaru untuk aktivitas luar ruang, kawasan Pelindo lama bisa jadi pilihan menarik mengisi waktu sore. Banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan di sana.

Pelindo lama berada di Jalan Saleh Abbas, Senapelan. Berada tidak jauh dari pasar wisata pasar bawah. Pada 1920, kawasan ini menjadi urat nadi perdagangan Pekanbaru yang saat itu sangat pesat. Kawasan ini juga menjadi saksi bisu kejayaan perdagangan antara Sumatera Timur ke Singapura.

Lalu, apa yang bisa dinikmati di sini? Tripriau.com merangkum empat hal menarik yang bisa dilakukan di sekitar kawasan Pelindo:

1. Melihat objek bersejarah

Banyak objek-objek bersejarah yang bisa dilihat dan diketahui di kawasan Pelindo lama ini. Di sana terdapat tugu titik nolny Pekanbaru. Tugu titik nol ini dibuat oleh Belanda pada tahun 1920. Tugu ini jadi penanda pembuatan jalan penghubung antara Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh.

Hanya berbatas pagar dari tugu titik nol, kita bisa melihat sebuah bangunan tua. Bangunan ini sangat unik, sebab ornamen atasnya menyerupai topi hakim ala film-film China. Bangunan berciri seperti itu hanya ada dua di Indonesia.

Bangunan serupa itu juga bisa ditemui di Kampung Lasem, yakni sebuah kampung Tionghoa yang berada di Rembang, Jawa Tengah.

Hanya berjarak puluhan meter dari tugu titik nol, pengunjung bisa menemukan rumah tua bergaya 1920-an. Rumah ini sudah terlihat rusak. Di depannya terlihat sebuah bangkai mobil. Bangunan ini merupakan kantor Bea Cukai-nya Belanda atau rumah syahbandar.

Di sana juga ada sebuah gudang tua. Biasa disebut gudang Pelindo. Dulunya, gudang ini penuh dengan barang-barang yang akan dibawa menuju Singapura.

2. Berperahu

Menyeberang menggunakan perahu ke arah Rumbai jadi keseruan sendiri saat sore di kawasan Pelindo. Memang, belum ada perahu khusus yang disediakan untuk berwisata menikmati sungai siak.

Tapi, pengunjung bisa memanfaatkan perahu yang biasa dijadikan sarana tranportasi masyarakat dari dan ke Pekanbaru kota. Biayanya Rp 2.000 sekali jalan.

3. Memancing

Memancing juga menjadi aktivitas seru di kawasan ini. Tiap sore ramai pemancing di tepi dermaga. Bahkan hingga malam kita masih bisa menemui pemancing yang datang dari berbagai tempat. Ikan selais, juaro, hingga baung bisa didapatkan di sini.

4. Hunting foto

Gedung-gedung tua, panorama sungai Siak, hingga aktivitas masyarakat lokal sangat menarik dijadikan buruan foto. Tempat ini cukup sering dijadikan spot foto hunting oleh berbagai komunitas fotografi di Pekanbaru.

5. Bersepeda

Mengitari kawasan pelabuhan dengan bersepeda juga jadi pilihan yang tak kalah seru. Kawasannya terbilang luas, cocok bersepeda. 

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -