Mahasiswa Kukerta UNRI Gandeng RAPP Gelar Gotong-Royong di Pangean

By Trip Riau  |  31 Juli 2017 03:04:33 WIB  |  News

Kegiatan gotong-royong di Masjid Nur-Hidayah Pauh Angit Pangean, Kuantan Singingi pada Sabtu (29/7) pagi. Foto: Tika Azaria / tripriau.com

TRIPRIAU.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau di desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean, Kuantan Singingi, mengadakan kegiatan gotong-royong di Masjid Nur-Hidayah Pauh Angit pada Sabtu (29/7) pagi.

Gotong-royong ini merupakan program kerja mahasiswa Kukerta yang bekerjasama dengan PT RAPP.

Selain diberikan bantuan secara materil, RAPP melalui program CSR juga mengajak 'Instiper Batch 7', yaitu 33 anak muda yang terpilih mendapatkan beasiswa kuliah dengan biaya penuh dari PT. RAPP.

Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), serta perwakilan program CSR PT RAPP juga turut hadir dan bersama-sama warga bergotong royong di masjid yang berada di dusun III Pauh Angit.

Tidak hanya membersihkan pekarangan masjid, tetapi juga dilakukan pengecatan serta perbaikan WC mesjid yang tidak berfungsi dengan baik.

Hal tersebut dilakukan karena cat masjid sudah mengelupas dan WC yang sudah lama tidak bisa digunakan. Sehingga mahasiswa kukerta yang sedang mengabdi di Pauh Angit berinisiatif untuk melakukan perbaikan.

Masyarakat melalui kepala desa Pauh Angit, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang menyelenggarakan gotong-royong ini.

"Kami berterima kasih dan mengharapkan kerjasama yang berkelanjutan nantinya," sambut Ardius di depan semua pihak yang hadir, Sabtu, (29/7) lalu.

Masjid Nur-Hidayah merupakan satu-satunya masjid yang ada di desa Pauh Angit.

Sayangnya, bangunan masjid yang sekarang masih 'menumpang' di bangunan mushalla Tsanawiyah menjelang bangunan mesjid Nur-Hidayah yang semestinya selesai dibangun.

Meski begitu, warga tetap semangat dan penuh antusias. Nilai kolektif dan kebersamaan sangat ditunjukkan warga desa asal jalur Siposan Rimbo ini.

Disaat laki-laki bekerja di pekarangan masjid, ibu-ibu pun sibuk menyiapkan hidangan bubur kacang hijau, atau dalam bahasa setempat disebut 'mangonji'. Sehingga kegiatan gotong royong menjadi lebih hangat dalam balutan nilai kebersamaan.

Inilah yang diharapkan mahasiswa Universitas Riau yang mengabdi di desa Pauh Angit.

Eka Kurniawan, selaku koordinator Desa (kordes), berharap kegiatan gotong- royong ini bisa menjalin tali silaturahmi antara mahasiswa dengan masyarakat setempat serta dengan pihak perusahaan.

Penulis: Tika Azaria
Editor: Rio Sunera



Tags:  -