Melihat Ekosistem Startup di Pekanbaru

By Trip Riau  |  18 Agustus 2017 10:29:55 WIB  |  News

Komunitas Startup Pekabaru. (Istimewa)

TRIPRIAU.com - Ekosistem startup tanah air tumbuh cukup cepat. Lalu, bagaimana pertumbuhan perusahaan rintisan di Pekanbaru?

Meski belum begitu terdengar gaungnya, startup lokal di Pekanbaru terus berkreasi menghadirkan berbagai produk dan layanan. Saat ini, mereka menyatu dalam sebuah wadah bernama Komunitas Startup Pekanbaru.

Komunitas ini sekarang sudah memiliki sebanyak 25 member dengan beragam kategori, seperti software house, service, agency, IOT, hingga media.

Sebagai startup lokal yang ekosistemnya belum berjalan baik, pelaku di sektor ini menghadapi banyak tantangan dalam pengembangan produk.

Selain faktor infrastruktur komunikasi, pendanaan, regulasi dan legalitas, tantangan utamanya adalah ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia yang memadai. Terutama, bila dibandingkan dengan Pulau Jawa, dimana akses ilmu pengetahuan sangat mudah didapat.

Ketua Komunitas Startup Pekanbaru Muhammad Mufid Luthfi dalam obrolan dengan tripriau.com mengatakan, anak muda menjadi kunci agar startup di Pekanbaru bisa berkembang dengan baik.

Sementara di Pekanbaru belum banyak event apapun terkait startup yang bisa diikuti anak muda.

‘’Misalnya dari segi SDM, masih minim yang bisa dan mempunyai kriteria mampu dan mengerti teknologi. Anggap saja masih kesulitan mencari developer lokal yang handal,’’ katanya.

Namun dia melihat, di Pekanbaru masih banyak masalah yang bisa jadi peluang bagi pelaku startup, khususnya teknologi, untuk berkembang dan menghadirkan solusi.

‘’Terutama saat ini, Pemerintah Kota Pekanbaru sedang menggalakkan program Smart City. Artinya, para pelaku startup di Pekanbaru bisa jadi pemain di lapangan dan tentunya bisa saling berkolaborasi mewujudkan tujuan tersebut. Nantinya, kita bisa ikut membantu program pemerintah di bidang IT tersebut,’’ tukasnya.

Untuk mengatasi berbagai masalah, terutama akses ilmu pengetahuan, Komunitas Startup Pekanbaru menjadi wadah ideal untuk berbagi ilmu dan berkolaborasi satu sama lain.

‘’Jadi setiap meetup, para pelaku startup ikut untuk diskusi berbagai masalah mulai dari SDM, legalitas, aturan, kebijakan, dan sebagainya untuk sama-sama memberikan solusi dari pengalaman yang sudah ada,’’ sebut Mufid.

Saat ini, pelaku startup di Pekanbaru fokus pada pengembangan internal. Sambil membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak.

‘’Gak harus dengan pemerintah. Saat ini kita berkolaborasi dengan komunitas UI UX, Komunitas Kongkow IT Pekanbaru, dan Dilo Pekanbaru,’’ sebutnya.     

Daftar Startup di Pekanbaru:

IDCloudHost, Riau Cyber Solution (Web Hosting Provider)

Garuda Cyber, Balqon, Bono Web Sistem, Cangkirware, Flashsoft, (Softwarehouse)

Aganjasa, Medicaboo, Indenapp, E Resto, Goflip, Scholink, Gramcaster, Big data, Cowin, Sheisin Creative (service)

Gamebrott, Tercyduc, Brosispku (Media)

Fellowhub (EO)

Dilo pekanbaru, kongkow IT, UXersite, (Community partner)

 

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -