Selain Ulu Kasok, Riau Juga Punya Spot Wisata Seindah Ini

By Trip Riau  |  14 November 2017 12:54:29 WIB  |  Wisata Riau

Pancake Bukit Suligi, di Desa Aliantan, Kabun, Rokan Hulu. (Instagram: @taufiqinz)

TRIPRIAU.com - Selain Puncak Ulu Kasok di Kampar yang viral dan ramai dikunjungi wisatawan, Riau ternyata memiliki kawasan perbukitan lain yang tak kalah indah. Yaitu, kawasan Bukit Suligi, yang berada di Desa Aliantan, Kabun, Rokan Hulu. 

Kawasan ini bak negeri di awan. Sebab, pada pagi hari, di ketinggian sekitar 812 meter di atas permukaan laut (Mdpl), kita bisa menyaksikan pemandangan hamparan awan putih di antara perbukitan hijau. 

Dari puncak yang berbatu, pengunjung bisa berdiri dan menyaksikan gumpalan awan putih di ketinggian. Ini salah satu pemandangan langka di Riau.

Riau selama ini memang dikenal sebagai daerah dengan kontur datar. Tidak ada gunung yang cantik dan menjulang di daerah ini. 

Keberadaan bukit-bukit indah seperti Suligi bisa jadi pilihan destinasi bagi penyuka wisata petualangan. Sebab, butuh usaha ekstra untuk mencapai puncak Bukit Suligi.

Jarak dari Pekanbaru ke Bukit Suligi sekitar 120 kilometer. Bila dalam kondisi normal, jarak itu bisa diakses dengan berkendara selama 2-3 jam. 

Cara terbaik untuk menikmati keindahan Bukit Suligi adalah dengan menginap atau berkemah di salah satu puncak bukit.

Untuk mencapai puncak bukit, wisatawan bisa memulainya dari Desa Aliantan. Sebaiknya berangkat pada sore hari dari desa tersebut. Sekitar jam 4. 

Dari desa, butuh waktu sekitar 1 jam berjalan kaki untuk mencapai bukit pertama. Di bukit ini wisatawan bisa berkemah terlebih dulu. Sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak pada keesokan subuhnya.

Bukit pertama ini merupakan satu-satunya tempat yang memungkinkan wisatawan mendirikan tenda.  "Tempat kemping ini bisa menampung sekitar 10 tenda," kata Edo, pengurus kelompok pengelola Bukit Suligi, Desa Aliantan. 

Pada subuh hari sekitar jam 5, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak Bukit Suligi. "Hanya 15 menit jalan kaki," ujarnya. 

Saat sampai di ketinggian 812 Mdpl, wisatawan bisa menikmati indahnya bentangan awan putih di puncak Bukit Suligi.  Awan putih ini bisa dinikmati sampai jam 9 pagi. Tapi, juga tergantung pada kondisi alam. "Kalau musim hujan, mungkin bisa beruntung melihat awan putihnya," sebut Edo. 

Tak hanya menikmati bentangan awan, saat bertualang di Bukit Suligi, wisatawan juga bisa mengunjungi air terjun dan goa yang ada di kawasan tersebut. Total, ada 11 spot air terjun. "Tapi, yang berdekatan ada 7. Ada juga Goa Garuda yang bisa kita kunjungi," kata Edo lagi. 

Untuk bertualang ke Bukit Suligi, wisatawan bisa menggunakan jasa dari kelompok pengelola wisata di sana.  Bisa dengan menghubungi: 0823-8731-1102 (Edo)

 

Penulis: Rio Sunera

 



Tags:  -