Upaya Pengelola Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Taman Nasional Tesso Nilo

By Trip Riau  |  28 November 2017 11:17:54 WIB  |  News

Seorang mahot dan pengunjung menaiki gajah di Taman Nasional Tesso Nilo. Rio Sunera / tripriau

TRIPRIAU.com - Saat ini Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Pelalawan, Riau hanya dikunjungi sekitar 1.000 wisatawan pertahun. Meski meningkat dari tahun sebelumnya, namun angka ini terbilang kecil untuk ukuran taman nasional.

Untuk meningkatkan jumlah kunjungan, berbagai terobosan mulai dilakukan Balai Taman Nasional Tesso Nilo selaku pengelola.

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Supartono menyampaikan, saat ini kawasan Tesso Nilo hanya memiliki potensi berupa hutan tropis dan gajah.

Maka, perlu upaya lain. Salah satunya dengan mengangkat tradisi dan keunikan budaya masyarakat di sekitar kawasan.

Kearifan lokal seperti Nyanyian Panjang dan Menumbai (panen madu sialang) dikenalkan melalui Festival Tesso Nilo yang berlangsung pada 22-24 November 2017 lalu. 



Selama tiga hari, kegiatan dimeriahkan dengan festival budaya dan kemah konservasi. 200 orang diperkirakan hadir pada festival yang diadakan untuk pertama kalinya itu.

Menurut Supartono, Nyanyian Panjang sangat unik. Sebab, tradisi ini sudah ditetapkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI sebagai warisan budaya tak benda (intangible asset).

"Dan saya terkejut, karena tinggal tiga orang yang bisa menyanyikan nyanyian ini," tutur Supartono, beberapa waktu lalu.

Selain itu, untuk menarik minat wisatawan, Balai TNTN akan meluncurkan beberapa paket wisata unggulan.

Salah satunya adalah 'Mahot Wanna be'. Dalam program ini, pengunjung diajak merasakan pengalaman dan mengenali profesi mahot atau pawang gajah.

"Kita menyampaikan kepada pengunjung kisah mahot dalam menangani gajah. Juga memberikan kesempatan pengunjung mengamati perilaku gajah sehari-hari," ujar Supartono.

Upaya lain yang dilakukan adalah melengkapi sarana dan fasilitas wisata, seperti track, fasilitas untuk swafoto, serta rumah-rumah kayu bernuansa melayu.

"Target akhir kita adalah meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -